PUSPIPTEK

PUSPIPTEK Menyiapkan Rapid Test untuk Seluruh Pegawai

 

Tangerang Selatan (27/05/2020) – Sebanyak 200 kit  rapid test covid disediakan oleh Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PUSPIPTEK) untuk para pegawai PUSPIPTEK, Rabu (27/05). Fasilitas pemeriksaan rapid test  yang dilakukan ini merupakan screening tahap kedua, dimana 100 kit rapid test telah digunakan untuk screening pada tahap pertama, Jumat (22/05). Kegiatan screening menggunakan rapid test ini dilakukan di Balai Kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat yaitu mulai dari  penggunaan masker, pengukuran suhu badan, mencuci tangan, hingga physical distancing.

Screening menggunakan Rapid test dianggap perlu dilakukan kepada seluruh pegawai karena selain Tangerang Selatan merupakan zona merah covid-19,  berdasarkan Kepmenristek Nomor 112/M/Kp/IX/2004 ditetapkan bahwa Puspiptek adalah Obyek Vital Nasional sehingga kegiatan operasional dan pelayanan publik tetap berjalan dengan menerapkan standar protokol kesehatan.  Sehubungan dengan hal tersebut, sebagian besar pegawai Puspiptek tidak menerapkan sistem WFH (Work From Home), kecuali pegawai yang berusia diatas 50 tahun atau pegawai yang tinggal jauh dari kantor dan menggunakan kendaraan umum sebagai alat transportasinya.

Pemeriksaan rapid test yang dilakukan menggunakan pengujian sampel darah. Darah yang diambil akan digunakan untuk mendeteksi antibodi yang terbentuk saat tubuh mengalami infeksi. Jika ada antibodi terhadap virus yang terdeteksi maka hasil rapid test akan dinyatakan reaktif dan harus dilakukan isolasi serta dilanjutkan dengan pemeriksaan swab PCR.  Dan jika tidak terdeteksi antibodi terhadap virus maka rapid test dinyatakan non-reaktif.
Sejauh pelaksanaannya, semua hasil rapid test pegawai dinyatakan non-reaktif.

Hasil screening rapid test ini nantinya akan disampaikan kepada Kementerian Kesehatan RI melalui Dinas Kesehatan Kota Tangsel sehingga membantu dalam analisa data sebaran pasien covid-19 di Indonesia, khususnya di Kota Tangsel.

 

(teks/foto : Humas PUSPIPTEK/EFL-MO)