PUSPIPTEK

RAKORNAS RISET DAN INOVASI 2021

 

Tangerang Selatan (02/02/2021) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Riset dan Inovasi Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional 2021 yang diselenggarakan di Gedung Graha Widya Bhakti – PUSPIPTEK pada hari kedua, Kamis (28/1). Kegiatan Rakornas tahun ini mengangkat tema “Sinkronisasi Program dan Anggaran dalam Pencapaian Target Kinerja Tahun 2021” yang diselenggarakan dari tanggal 27-29 Januari 2021.

Rakornas dimulai dengan agenda utama yakni pemaparan Review Kinerja Ristek/BRIN 2020 dan Outlook Program 2021. Pada hari pertama Rakornas juga diisi dengan sesi panel antara lain membahas Format Baru Program dan Anggaran dan Kesiapan SDM (Sistem Merit dan Jabatan Fungsional), Dukungan Sarana dan Prasarana, Pengembangan Unit Layanan Terpadu di lingkup Kemenristek/BRIN.

“Tema Rapat Koordinasi Nasional Riset dan Inovasi tahun ini adalah Sinkronisasi Program dan Angaran dalam Pencapaian Target Kinerja Tahun 2021, dengan tujuan mensinergikan program riset dan inovasi nasional tahun 2021 yang diarahkan untuk dua program yakni Prioritas Riset Nasional (PRN) dan Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 serta Vaksin,” ujar Menristek/Kepala BRIN.

Melalui Rakornas ini diharapkan dapat dihasilkan rumusan terkait struktur dan format program riset dan inovasi Kemenristek/BRIN, rumusan sinergi mengenai program riset dan inovasi tahun 2021, dan rekomendasi langkah-langkah strategis dalam peningkatan kontribusi program dan anggaran untuk pemulihan ekonomi nasional, substitusi impor, teknologi tepat guna, percepatan penanganan Covid-19, dan penanganan mitigasi bencana.

“Sebagaimana arahan Bapak Presiden kami akan terus meningkatkan ekosistem riset inovasi. Di sisi supply untuk menghasilkan hasil-hasil riset dan inovasi, kami akan memastikan dukungan Pendanaan Riset Inovasi yang memadai dan Insentif pajak bagi Badan Usaha yang melaksanakan riset inovasi. Sementara di sisi demand atas hasil riset inovasi, kami akan terus mengoptimalkan e-Katalog Inovasi dan mendorong pengadaan pemerintah melalui peningkatan penggunaan produksi dalam negeri,” papar Menristek/Kepala BRIN.

Lebih lanjut menurut Menteri Bambang, bencana yang menimpa tanah air akhir-akhhir ini mengingatkan bahwa Indonesia berada di wilayah yang memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang rawan terhadap terjadinya bencana dengan frekuensi yang cukup tinggi, sehingga penanganan yang sistematis, terpadu, dan terkoordinasi sangat diperlukan.

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden kami selalu memprioritaskan riset dan pengembangan teknologi dalam memprediksi ancaman, mengantisipasi dan memitigasi dampak bencana. Dalam Rakor ini, kami akan sinergikan lebih kuat lagi kekuatan di Perguran Tinggi dan LPNK,” terang Menteri Bambang.

Pada acara ini dilakukan pula penandatangan 6 Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama sebagai bentuk langkah nyata Kemenristek/BRIN mendukung pengembangan riset inovasi dan menjawab berbagai permasalahan bangsa Indonesia, antara lain : 1) MoU antara Kemenparekraf/Barekraf dengan Kemenristek/BRIN tentang Riset dan inovasi untuk Mendukung Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2) MoU antara Kemenristek/BRIN dengn Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) tentang Penguatan Kerja Sama dan Kemitraan dalam Penguasaan, Pengembangan dan Pemanfaatn Ilmu Pengetahuan dan Teknologi untuk Mendukung Perwujudan Tujuan Pembangunan Nasional, 3) MoU antara Kemenristek/BRIN dengan Pemkot Tangerang Selatan tentang Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Tangerang Selatan, 4) Perjanjian Pinjam Pakai antara Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan tentang Pinjam Pakai Mobil Laboratorium Mobile Bio Safety Level 2 Milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, 5) Perjanjian Kerja Sama antara Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, dan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi tentang Pemeriksaan Spesimen Covid-19 Pada Laboratorium Mobile Bio Safety Level 2 Task Force Riset Inovasi Covid-19 di Kota Tangerang Selatan, dan 6) Berita Acara Serah Terima antara BPPT dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan tentang Serah Terima Sementara Mobile Laboratorium Bio Safety Level 2.

Rakornas dilaksanakan secara hybrid antara daring dan luring dengan menerapkan protokol kesehatan, yaitu selain menerapkan 3M, peserta dan panitia diwajibkan mengikuti rapid tes antigen dan tes Covid-19 dengan GeNose C19. Turut hadir dalam acara ini secara fisik ataupun daring Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto, Asisten Teritorial Panglima TNI Mayor Jenderal Madsuni, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi/Juru Bicara Presiden Mochammad Fadjroel Rachman, Jajaran Pejabat Eselon I dan II Kemenristek/BRIN, Jajaran Kepala LPNK di bawah koordinasi Kemenristek/BRIN, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany beserta jajaran, Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Satryo Soemantri Brodjonegoro, Ketua Forum Rektor Indonesia Arif Satria, para Pimpinan Perguruan Tinggi, para Kepala LLDikti, para pimpinan industri, serta undangan lainnya.

 

(sumber : Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik – Kemenristek/BRIN)